Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Kendaraan di PLBN Motaain

Atambua, Mediatihar.com – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Yonarmed 12 Kostrad bersama tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satu unit kendaraan Mitsubishi Fuso jenis Dump Truck berwarna kuning di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Jumat (3/10/2024).

Kendaraan tersebut diketahui tidak dilengkapi dokumen resmi dan rencananya akan dibawa ke wilayah Timor Leste.

Komandan Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., menyampaikan apresiasi atas kesigapan prajurit di lapangan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Satgas Pamtas dalam menjaga keamanan dan menegakkan aturan hukum di wilayah perbatasan RI–RDTL.

“Satgas Pamtas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan secara fisik, tetapi juga memastikan setiap aktivitas lintas batas berjalan sesuai prosedur yang sah. Upaya ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga kedaulatan dan mencegah berbagai tindakan ilegal,” ungkap Danyonarmed 12 Kostrad.

Penegasan ini disampaikan sebagai respons terhadap meningkatnya potensi pelanggaran hukum di wilayah perbatasan, yang memerlukan perhatian dan tindakan tegas dari aparat keamanan. Satgas Pamtas berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan patroli di sepanjang garis perbatasan guna mencegah berbagai aktivitas ilegal yang dapat merugikan negara.

Kendaraan beserta pengemudi saat ini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Tim penyidik akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pengemudi dan pihak-pihak terkait guna mengungkap jaringan yang mungkin terlibat dalam upaya penyelundupan ini.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa TNI dan aparat terkait semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan perbatasan serta memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sinergi antara berbagai elemen keamanan di perbatasan menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai bentuk kejahatan lintas negara.

Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan lintas batas bahwa aparat keamanan tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas ilegal di wilayah perbatasan. Satgas Pamtas akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan di seluruh titik perlintasan guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Dengan adanya penindakan tegas terhadap upaya penyelundupan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan lintas batas dan menciptakan kondisi perbatasan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

TNI dan seluruh elemen keamanan akan terus bersinergi untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara di wilayah perbatasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *