Willybrodus Lay SH menyambut kedatangan Dekan UNHAN dengan tarian adat khas kabupaten Belu.
Belu,Mediatihar.com – Bupati Belu, Willybrodus Lay menyambut hangat kedatangan Dekan Fakultas Vokasi Logistik Militer (FVLM) Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Brigjen TNI Dr. Triadi Murwanto di Kecamatan Kakuluk Mesak, Senin (15/6).
Prosesi penyambutan diwarnai dengan pementasan Tarian Likurai. Tarian adat khas wilayah perbatasan ini dahulunya digunakan untuk menyambut pasukan yang menang perang, namun kini bergeser menjadi simbol penghormatan tertinggi bagi tamu daerah.

Dalam sambutannya, Willybrodus Lay menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa masyarakat Belu selalu terbuka bagi siapa saja yang datang membangun daerah.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu, saya menyampaikan selamat datang di Rai Belu (Tanah Belu) untuk Bapak Dekan Unhan yang hari ini resmi kita terima. Kalimat selamat datang di sini memiliki makna ‘selamat datang di tanah sahabat’, yang mencerminkan karakter masyarakat kami yang inklusif,” ujar Willybrodus.
Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga membahas agenda strategis kedua belah pihak. Salah satunya adalah dukungan Unhan RI dalam menyukseskan Festival Fulan Fehan yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni mendatang.
Willybrodus mengapresiasi komitmen Unhan yang berencana melibatkan para mahasiswanya untuk berpartisipasi langsung dalam festival budaya tahunan tersebut.
”Kami berterima kasih karena Unhan berkenan menyumbangkan penarinya untuk festival nanti. Ini merupakan bukti nyata adanya sinergi dan kedekatan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan,” tambahnya.

Di akhir pertemuan, Bupati Belu berharap kehadiran Brigjen TNI Triadi Murwanto dapat mempererat kolaborasi jangka panjang, khususnya dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan di wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kunjungan kerja ini dinilai strategis bagi Unhan RI dalam memperkuat peran pendidikan vokasi militer, sekaligus menegaskan kontribusi nyata kampus pertahanan tersebut terhadap pembangunan daerah terluar Indonesia.












