Resmi Ditutup, Posko Nataru Bandara A.A. Bere Tallo Atambua Catat Kenaikan Penumpang

ATAMBUA,Mediatihar.Com– Operasi pengamanan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bandara A.A. Bere Tallo resmi berakhir. Penutupan Posko Nataru ditandai dengan pelaksanaan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Bandara, Samuel Charles Malaikosa, S.T., di halaman bandara pada Senin (5/1/2026).

​Posko yang telah beroperasi selama 18 hari, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 tersebut, dilaporkan berjalan sukses tanpa kendala berarti. Keberhasilan ini diklaim berkat sinergitas kuat lintas instansi di wilayah perbatasan Belu.

Dalam amanatnya, Samuel memaparkan data statistik yang menunjukkan grafik positif pada penggunaan transportasi udara di Atambua. Tercatat, jumlah penumpang yang datang mengalami kenaikan sebesar 1,075%, sementara penumpang yang berangkat naik 1,210%. Adapun pergerakan pesawat udara juga ikut terkerek naik sebesar 1% dibandingkan periode tahun sebelumnya.

​”Kenaikan ini membuktikan bahwa transportasi udara menjadi faktor penentu dan sangat diminati masyarakat di wilayah perbatasan. Hal ini menjadi komitmen kami untuk terus membenahi infrastruktur dan memperkuat koordinasi internal maupun eksternal,” tegas Samuel.

Samuel juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga mitra maskapai. Menurutnya, kekompakan tim di lapangan menjadi kunci kenyamanan dan keamanan pengguna jasa bandara selama masa libur panjang.

​”Kolaborasi ini harus tetap kita jaga dan tingkatkan. Terima kasih atas kerja keras rekan-rekan semua dalam mengawal keselamatan penerbangan,” tambahnya.

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 100 personel ini dihadiri oleh jajaran internal UPBU A.A. Bere Tallo, perwakilan Kodim 1605/Belu, Danpos AU, perwakilan Polres Belu, Satbrimob, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Atambua.

​Acara penutupan diakhiri dengan prosesi pelepasan atribut petugas posko secara simbolis dan sesi foto bersama sebagai tanda berakhirnya tugas pengamanan Nataru 2025-2026.