Peraturan Baru di Labuan Bajo: Hotel Wajib Serap 60 Persen Tenaga Kerja Lokal

BERITA, DAERAH, EKONOMI897 Views

Labuan Bajo, Mediatihar.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengeluarkan peraturan baru yang menegaskan kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal. Bupati Edistasius Endi mewajibkan semua tempat usaha, termasuk hotel-hotel di Labuan Bajo, untuk menyerap minimal 60 persen tenaga kerja dari masyarakat lokal.

Kebijakan tegas ini tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) yang telah diterbitkan pemerintah daerah. Edistasius menjelaskan bahwa peraturan ini dibuat untuk memastikan peran aktif masyarakat lokal dalam sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Labuan Bajo.

“Diwajibkan 60 persen harus menyerap tenaga kerja lokal,” tegas Edistasius saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Hotel Crowne Plaza di Labuan Bajo, Senin (24/11/2025).

Menurutnya, Perbup tersebut sudah disampaikan kepada para pengusaha dan investor sejak awal proses pengurusan izin usaha. Pemerintah daerah tidak hanya berperan dalam tahap perizinan, tetapi juga akan memantau implementasi aturan tersebut sampai terwujud.

“Pemda kawal waktu operasi. Pemda melalui dinas tenaga kerja akan secara rutin mengecek tempat usaha sudah memenuhi standar penyerapan tenaga kerja lokal. Kalau belum kita akan kawal terus sampai terpenuhi 60 persen tenaga kerja lokal,” jelasnya.

Edistasius menambahkan, tujuan utama aturan ini adalah agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton atas kemajuan pariwisata, tetapi juga menjadi pelaku yang langsung terlibat dan mendapatkan manfaatnya.

Selain itu, kebijakan penyerapan tenaga kerja lokal juga diharapkan dapat menekan angka pengangguran di Kabupaten Manggarai Barat. Menurutnya, angka pengangguran saat ini masih berada di level 4,3 persen.

“Angka pengangguran di Manggarai Barat masih di angka 4,3 persen,” tambah dia.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengapresiasi Hotel Crowne Plaza yang telah menerapkan kebijakan ini dengan mempekerjakan tenaga kerja lokal dan memasukkan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) tenun Manggarai di hotel tersebut. Ia berharap langkah ini dapat berlanjut ke depannya.

“Harapannya ini tidak hanya untuk pembukaan, tetapi berlanjut terus,” imbuhnya.

Sementara itu, CEO MMS Land, Andre Chandra Biantaro, menyatakan bahwa kehadiran Hotel Crowne Plaza akan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal.

“Kehadiran hotel ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja langsung, memperkuat rantai pasok lokal dan meningkatkan nilai tambah bagi UMKM dan sektor kreatif daerah,” ujarnya.