Memudahkan Warga Perbatasan, PLBN Motaain Gelar Pasar Murah dan Samsat Keliling

Memudahkan Warga Perbatasan, PLBN Motaain Gelar Pasar Murah dan Samsat Keliling

​ATAMBUA,Mediatihar.Com – Kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain kembali bertransformasi menjadi pusat pergerakan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste. Pada Selasa (31/3/2026) pagi, pengelola PLBN Motaain menggelar Pasar Rakyat yang dipadukan dengan layanan Samsat Keliling untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat setempat.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, antusiasme warga lokal maupun pelintas batas terlihat tinggi. Area pasar dipadati pengunjung yang mencari berbagai komoditas, mulai dari sayuran segar, ikan, sembako, kebutuhan rumah tangga, hingga aneka kuliner di area food court.

​Kepala Administrator PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, S.STP, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di garda terdepan NKRI.

​”Pasar ini adalah wujud kehadiran negara untuk memudahkan akses pangan dan meningkatkan ekonomi warga perbatasan. Hari ini antusiasmenya luar biasa, kami juga menyiapkan skema Pasar Murah untuk membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat,” ujar Maria saat memantau aktivitas pasar, Selasa (31/3).

​Salah satu daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah Operasi Beras Murah. Warga tampak mengantre tertib untuk mendapatkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Dalam operasi ini, sebanyak 5 ton beras kemasan 5 kg ludes terjual dengan harga terjangkau, yakni Rp60.000 per karung.

​Tak hanya urusan pangan, PLBN Motaain berkolaborasi dengan instansi terkait untuk menghadirkan layanan Samsat Keliling. Layanan “jemput bola” ini bertujuan memudahkan warga perbatasan dalam mengurus administrasi kendaraan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota Atambua.

​Beberapa layanan yang tersedia di Samsat Keliling PLBN Motaain meliputi:
​Pembayaran pajak kendaraan tahunan.
​Perpanjangan STNK 5 tahunan.
​Pengurusan Bea Balik Nama (BBN).
​Konsultasi administrasi pajak kendaraan bermotor.

​Warga menyambut positif integrasi layanan ini. Mereka berharap skema pasar rakyat dan pelayanan terpadu satu pintu seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin demi memperkuat ekonomi dan memberikan pelayanan prima di wilayah perbatasan.