Jumat “ASRI” Brimob dan Polres Belu Sulap Pantai Fatukmetan Jadi Bersih dan nyaman

Polres Belu bersama Brimob Batalyon A Pelopor menggelar aksi kebersihan bertajuk “Jumat Asri”

Atambau,Belu, Mediatihar.Com– Dalam rangka mendukung program nasional penanganan sampah, Polres Belu bersama Brimob Batalyon A Pelopor menggelar aksi kebersihan bertajuk “Jumat Asri” (Aman, Sehat, Bersih, dan Indah). Kegiatan ini dipusatkan di kawasan wisata Pantai Fatukmetan, Desa Kenebibii, Kecamatan Kakulukmesakh, Kabupaten Belu, pada Jumat (27/2/2026).

​Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Belu, Kompol Lorensius, S.H., S.I.K. Aksi bersih-bersih ini melibatkan puluhan personel gabungan, perangkat desa, hingga warga setempat.

​Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat teras, di antaranya Wadanyon A Pelopor AKP Rudinus R.S. Silvester, Kabag SDM Polres Belu AKP Lino De Jesus Fransisco, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa. Sebanyak 25 personel Brimob dan 30 anggota Polres Belu dikerahkan untuk menyisir bibir pantai dari berbagai jenis limbah.

​”Polri hadir untuk mendukung penuh program Nasional Asri. Ini bukan sekadar bersih-bersih biasa, tapi bentuk tindak lanjut arahan Bapak Presiden dalam Rakornas 2026 terkait penanganan darurat sampah secara serius dan terkoordinasi,” ujar Kompol Lorensius di sela-sela kegiatan.

​Petugas dan masyarakat membagi fokus pembersihan menjadi tiga kategori utama untuk memastikan manajemen limbah yang tepat:

​Sampah Organik: Sisa dedaunan dan limbah alam yang mudah membusuk.

​Sampah Non-Organik: Plastik dan kaleng yang sulit terurai secara alami.

​Limbah B3: Pengawasan terhadap barang berbahaya seperti baterai guna menjaga ekosistem laut.

​Dengan menggunakan peralatan lengkap seperti trash bag, sapu, dan truk pengangkut, area pantai yang semula kotor kini tampak jauh lebih tertata.

​Selain menjaga estetika wisata, aksi ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kebersihan lingkungan sebagai pilar keamanan dan ketertiban sosial. Jika lingkungan bersih dan terawat, kenyamanan pengunjung akan meningkat, yang secara otomatis berdampak positif pada ekonomi lokal.

​Kegiatan berakhir pada pukul 09.30 WITA dengan kondisi pantai yang terpantau asri dan bebas sampah. Aksi serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin guna menjaga kelestarian destinasi wisata di wilayah perbatasan NTT.