Darurat Perundungan: Dinas PKO Belu “Bentengi” Sekolah, Tuntut Guru Jadi Mercusuar Siswa

Kepala Dinas PKO Kabupaten Belu, Aloysius Mikhael Fahik, S.STP, menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perundungan (Bullying) di Lingkungan Sekolah.

ATAMBUA,MEDIATIHAR.COM- Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Belu menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Perundungan (Bullying) di Lingkungan Sekolah pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang berlokasi di Aula SMPK Don Bosco Atambua ini dihadiri oleh para kepala sekolah tingkat SD dan SMP, serta guru Bimbingan Konseling (BK) se-Kabupaten Belu.

​Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas PKO Kabupaten Belu, Aloysius Mikhael Fahik, S.STP, dengan didampingi oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar, Yanuarius Bone, S.IP.

Foto: Kepala Dinas PKO Kabupaten Belu, Aloysius Mikhael Fahik, S.STP

​Dalam sambutannya, Aloysius meminta para guru untuk memperketat pemantauan di lingkungan sekolah, khususnya di dalam kelas, guna meminimalisir potensi terjadinya perundungan sejak dini.

​”Guru harus menjadi mercusuar, magnet, dan menjadi tolak ukur bagi anak didik kita. Untuk itu, setiap tindakan dan perilaku kita akan menjadi contoh yang ditiru oleh anak didik,” ujar Aloysius.

​Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, sosialisasi ini menghadirkan tiga narasumber ahli yang mengupas masalah perundungan dari sudut pandang psikologi anak, hukum, hingga perlindungan sosial. Ketiga narasumber tersebut adalah:

Bernadina Dhana (Ketua Yayasan Komunikasi Pemberdayaan Anak / YKPA)

Aipda Antonius Manek Nesi, S.IP (Aparat Kepolisian / Bhabinkamtibmas)

David Paskalis Berek, S.H. (Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak)

​Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Belu berharap sinergi yang kuat antara Dinas PKO, aparat kepolisian, lembaga perlindungan anak, serta para pendidik dapat menekan angka perundungan. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa.***