Brimob Batalyon A Pelopor dan BPBD Belu Terjang Lokasi Bencana, Evakuasi Korban Pohon Tumbang di Pesisir Atapupu

Foto: Aksi Cepat Brimob NTT Evakuasi Puing Rumah Korban Bencana di Desa Jenilu.

ATAPUPU,Mediatihar.Com– Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah pesisir Atapupu memicu pohon tumbang di Dusun Fatuluka, Desa Jenilu, Kecamatan Kakulukmesakh, Kabupaten Belu, NTT.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (28/1/2026) malam pukul 21.30 WITA tersebut mengakibatkan dua rumah warga rusak berat dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

​Menindaklanjuti instruksi Dansat Brimob Polda NTT, Kombes Pol. Afrizal Asri, S.I.K., tim SAR Batalyon A Pelopor bersama BPBD Kabupaten Belu bergerak cepat melakukan evakuasi di lokasi kejadian pada Kamis (29/1/2026) pagi.

​Salah satu korban, La Ode Djafar, menuturkan bahwa pohon besar tersebut roboh saat keluarganya sedang tertidur lelap di tengah cuaca ekstrem.

​”Kejadiannya tengah malam saat hujan angin lebat. Kami langsung terbangun dan berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman,” ujar La Ode, Kamis (29/1).

​Berdasarkan pendataan di lapangan, dampak kerusakan menimpa dua hunian warga:

​Rumah La Ode Djafar: Rumah panggung (bebak) berukuran 4×7 meter rata dengan tanah. Kerugian diperkirakan mencapai Rp80 juta, termasuk kerusakan alat elektronik, perangkat WiFi, dan barang dagangan.

​Rumah Delvianus Marik: Rumah berukuran 6×7 meter mengalami kerusakan pada bagian atap dan tembok. Kerugian ditaksir sebesar Rp30 juta.

​Operasi kemanusiaan ini dipimpin oleh Wadanki Brimob, Iptu Vreisen Timotius, bersama Kabid Darurat dan Logistik BPBD Belu, Wilhelmus M.S. Maranda. Tim gabungan menggunakan gergaji mesin (chainsaw) untuk memotong batang pohon yang menghimpit bangunan warga.

​Evakuasi ini turut dipantau oleh Anggota DPRD Kabupaten Belu Wendelina H. Sally, PLT Camat Kakulukmesakh Alsino, serta Kapolsek Kakulukmesakh AKP Anselmus Pera.

​Wadanyon A Pelopor melalui keterangannya menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam merespons bencana alam demi keselamatan masyarakat.

​Proses evakuasi dinyatakan rampung pada pukul 11.30 WITA dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.