Sapa Tenaga Medis di RSUD Atambua, Bupati Belu Tekankan Pentingnya Kolaborasi

Sidak ke RSUD atambua Komitmen Willy Lay: Fasilitas Layak, Pelayanan RSUD Atambua Harus Optimal

ATAMBUA,Mediatihar.Com – Bupati Belu, Willybrodus Lay, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua, Senin (13/4). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelayakan fasilitas kesehatan di wilayah perbatasan RI-RDTL sekaligus memberikan dukungan moril bagi para tenaga medis.

​Pantauan Media, Bupati hadir didampingi oleh Direktur RSUD Atambua, Plt. Kadis Kesehatan Belu, Kalak BPBD Belu, jajaran manajemen rumah sakit, serta para Staf Khusus Bupati.

​Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan. Sebagai rumah sakit rujukan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, RSUD Mgr. Gabriel Manek dituntut untuk terus menjaga standar pelayanan prima.

​Dalam peninjauannya, Bupati Willy Lay menyisir sejumlah ruangan pelayanan dan mengecek langsung kondisi sarana prasarana yang tersedia. Selain meninjau fisik bangunan, ia juga berdialog dengan para dokter dan perawat untuk menyerap aspirasi di lapangan.

​Bupati Willy Lay menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan memastikan sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas kesehatan (faskes) berada dalam kondisi siap tempur untuk melayani masyarakat.

​”Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kualitas layanan bagi warga. Kita ingin memastikan faskes yang digunakan tenaga medis benar-benar layak dan berfungsi optimal,” ujar Willy.

​Selain pengecekan teknis, momen ini juga dimanfaatkan Bupati untuk memberikan motivasi kepada para tenaga medis agar tetap semangat menjalankan tugas di tengah tantangan wilayah perbatasan.

​”Kami ingin tenaga medis merasa didukung, sehingga pelayanan kepada pasien tetap optimal. Warga di perbatasan berhak mendapatkan penanganan medis yang setara dan berkualitas,” tambahnya.

​Menutup kunjungannya, Willy Lay berharap adanya kolaborasi yang lebih solid antara seluruh pemangku kepentingan di rumah sakit. Ia menekankan bahwa kekompakan manajemen dan staf adalah kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

​”Saya mengharapkan seluruh jajaran rumah sakit tetap kompak dan terus berinovasi demi meningkatkan mutu kesehatan di Kabupaten Belu,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *