Wujudkan Ketahanan Pangan, Brimob NTT Gelar Panen Raya Padi di Perbatasan Belu

Wujudkan Ketahanan Pangan, Brimob Batalyon A Pelopor, Gelar Panen Raya Padi di Desa fatubaa kabupaten Belu.

BELU,MEDIATIHAR.COM – Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui Batalyon A Pelopor, personel Brimob berkolaborasi dengan kelompok tani lokal menggelar panen raya padi sawah di Desa Fatubaa, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Selasa (28/4/2026).

​Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) A Pelopor, AKP Raimundo De Jesus, S.H. Di atas lahan seluas 6 hektar milik warga setempat, personel Brimob bahu-membahu bersama Kelompok Tani Manumatan untuk memetik hasil jerih payah musim tanam tahun ini.

​Dalam sambutannya, AKP Raimundo De Jesus menyampaikan bahwa kehadiran Brimob di tengah persawahan bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk sinergitas dan dedikasi Polri dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan, khususnya di wilayah perbatasan.

​”Kolaborasi ini adalah wujud nyata dukungan kami terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak berjuang sendirian dalam mengelola potensi pertanian yang ada,” ujar AKP Raimundo.

​Panen di Desa Fatubaa ini merupakan tahun kedua berturut-turut dalam program pendampingan yang dilakukan oleh Batalyon A Pelopor. Sebagai perbandingan, pada tahun 2025, lahan tersebut berhasil memproduksi sedikitnya 5 ton gabah. Untuk tahun 2026, proses pemanenan masih terus berlangsung dan diharapkan mampu melampaui hasil tahun sebelumnya.

​Meski hasil panen tergolong memuaskan berkat tingkat kesuburan tanah yang tinggi dan keberadaan cekdam sebagai sumber pengairan, para petani masih menghadapi beberapa tantangan teknis. Ketua Kelompok Tani Manumatan, Armando Pires, mengungkapkan bahwa keterbatasan alat pertanian, pupuk, dan pestisida masih menjadi kendala utama.

​Guna mengatasi hal tersebut, unit Intelmob Batalyon A Pelopor yang dipimpin oleh Aipda Adrianus Toa, S.IP, bertindak sebagai koordinator lapangan untuk memantau perkembangan dan membantu mencari solusi atas kendala yang dihadapi petani di lapangan.

​Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut turut dihadiri oleh perangkat desa dan jajaran perwira Brimob, di antaranya:Kepala Desa Fatubaa, Lorensius Kehi,Pasi Prov Yon A Pelopor, Iptu Fransisco Carvalho,Pasi Yanma Yon A Pelopor, Iptu António Valadares.

​Serta 15 personel Brimob Batalyon A Pelopor yang terjun langsung ke sawah.

​Kegiatan ini diharapkan menjadi pematik semangat bagi desa-desa lain di Kabupaten Belu untuk mengoptimalkan lahan produktif demi tercapainya kedaulatan pangan nasional dari lini paling dasar.