Gebrakan Bupati Belu di Jakarta: Dari Ketahanan Pangan hingga Kerja Sama Pendidikan Belanda

BERITA, DAERAH, EKONOMI202 Views

Bupati Belu willybrodus lay. SH, Jalin Kolaborasi Strategis di Jakarta Perkuat Ketahanan Pangan dan Perlindungan Anak.

ATAMBUA,Mediatihar.Com – Bupati Belu, Willybrodus Lay, melakukan rangkaian kunjungan kerja intensif selama dua hari di Jakarta pada Senin hingga Selasa (20–21 April 2026). Langkah strategis ini diambil untuk memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta memperkuat jaringan perlindungan sosial bagi masyarakat Rai Belu.

​Kunjungan diawali dengan menghadiri pengarahan Menteri Pertanian RI terkait strategi nasional menghadapi fenomena El Nino. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Pusat menekankan pentingnya percepatan masa tanam dan optimalisasi manajemen air.

​”Fokus kita jelas, rakyat harus tetap makan meski kemarau melanda. Integrasi sumber daya pusat ke daerah sangat krusial untuk menjaga kedaulatan pangan di Belu,” ujar Bupati Willy Lay.

​Selain agenda ketahanan pangan, Bupati Willy juga menemui pimpinan tiga lembaga internasional guna menjajaki kerja sama di bidang pemberdayaan perempuan, kesehatan ibu, dan perlindungan anak:

1000 Days Fund: Fokus pada kolaborasi inovatif intervensi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) guna menekan angka stunting secara signifikan.

ChildFund International Indonesia: Membahas penguatan sistem perlindungan anak, akses pendidikan, serta peningkatan mata pencaharian bagi keluarga rentan.

Yayasan Plan International Indonesia: Menjajaki perluasan akses air bersih dan sanitasi (WASH), serta pengembangan ekonomi yang berorientasi pada ketahanan keluarga.

​Bupati menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar diskusi, melainkan langkah konkret untuk menarik investasi sosial ke desa-desa. “Pendekatan kolaborasi ini akan menarik lebih banyak mitra global (CSR/NGO) masuk ke Belu, sehingga pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD,” tambahnya.

​Menutup rangkaian kunjungan, Bupati Belu melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan pimpinan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Kerja sama ini mencakup:

​Bidang pendidikan dan pengembangan SDM.

​Pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

​Penjajakan kolaborasi segitiga antara Pemkab Belu, UKSW, dan Society College Belanda.

​Melalui rencana kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Belu optimistis dapat melahirkan “Generasi Emas Belu” yang kompetitif melalui perbaikan gizi sejak dini, jaminan pendidikan, dan tata kelola pemerintahan yang modern.***